![]()
By Cynthia Dewi Maharani, Program Officer Building Opportunity
Tanggal 8 Maret lalu, saya selaku warga perempuan di dunia ikut merayakan “International Woman Day”. Sebuah hari besar yang dilatar belakangi oleh rangkaian perjuangan yang tidak mudah yang dilakukan oleh para kaum perempuan di berbagai dunia. Berbagai aksi telah dilakukan mulai dari jaman Yunani Kuno sampai ketika perempuan - perempuan paris menyerukan “liberty, equality, fratenity” bahkan sampai pada jaman perempuan Jawa Barat bernama Dewi Sartika mendirikan sakola Istri (sekolah perempuan) dan rangkain perjuangan - perjuangan perempuan lainnya yang dilakukan sampai masa kini.
Saya memperingati hari besar tersebut dengan merefleksikan diri saya sebagai perempuan di saat ini yang masih kerap mengalami ketidakadilan.


